Beranda > News > Melinda Dee Divonis 8 Tahun Penjara dan Denda Rp.10 Miliar

Melinda Dee Divonis 8 Tahun Penjara dan Denda Rp.10 Miliar


jerukpisang.wordpress.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Inong Malinda Dee, terdakwa kasus pembobolan dana nasabah Citibank, 8 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Ketua Majelis Hakim Goesrizal menyatakan Malinda Dee terbukti secara sah melakukan tindak pidana pencucian uang. “Hakim memutuskan menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 8 tahun, membayar denda sebesar Rp.10 miliar dan subsider 3 bulan,” ucap Goesrizal, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/3/2012).


Goesrizal mengatakan, hal tersebut sesuai dengan pasal dakwaan yakni pasal 3 UU Nomor 12 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 65 KUHP, Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 jo pasal 65 ayat (1) KUHP. Maka dari itu, “terdakwa tetap ditahan,” terangnya.

Sebelumnya, Malinda dituntut 13 tahun penjara dan denda Rp10 miliar, subsider tujuh bulan kurungan. Jaksa penuntut umum (JPU) menilai Melinda terbukti membobol 37 rekening nasabah Citibank dan turut membuat kartu tanda penduduk (KTP) palsu untuk suami sirinya, Andhika Gumilang.


Mantan Citigold Executive atau Relation Manager Citibank Landmark Jakarta itu membobol Rp 27,369 miliar dan US$2,083 juta uang nasabah Citibank dalam 117 transaksi. Sebanyak 64 transaksi dalam bentuk rupiah dan 53 transaksi dalam dolar Amerika Serikat.

Menurut jaksa, dari 32 saksi yang dihadirkan dalam persidangan terungkap bahwa Melinda membuat formulir transfer dengan cara yang tidak sah. Yakni, meminta tanda tangan nasabah dalam formulir transfer yang masih kosong dan memalsukan tanda tangan nasabah dalam formulir transfer.

Selanjutnya, terdakwa mengisi formulir tersebut secara lengkap, seolah-olah nasabah itu benar-benar mentransfer dana.

Perempuan kelahiran Aceh itu menyerahkan formulir transfer dengan data-data yang tidak sah atau palsu kepada teller, Dewi Herawati. Selanjutnya, Herawati mentransfer dana sesuai instruksi Melinda.


Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 49 ayat (1) huruf a Undang-undang (UU) No 10 Tahun 1998 tentang Perbankan juncto (jo) Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Malinda mengalirkan dana hasil pembobolan ke sejumlah rekening lain, antara lain milik adiknya, Visca Lovitasari, dan iparnya, Ismail bin Janim.

http://m.inilah.com/read/detail/1838122/malinda-dee-divonis-8-tahun-penjara

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: