Beranda > Entertainment > Dibilang Cewek Panggilan (Lady Escort), Syahrini Ngambek

Dibilang Cewek Panggilan (Lady Escort), Syahrini Ngambek


Kebanggaan Syahrini menyambut Jorge Lorenzo yang datang ke Indonesia berubah seketika lantaran disebut sebagai lady escort atau wanita yang biasanya dipanggil untuk menemani lelaki.


Syahrini awalnya berbinar-binar bercerita tentang perasaannya menyambut pembalap MotoGP asal Spanyol itu. Ini adalah kedua kalinya bagi Syahrini menyambut atlet luar negeri. Sebelumnya, mantan teman duet Anang Hermansyah itu menyambut kedatangan Beckham dan penyanyi asal Korea, Hyun Bin.

Namun, ditengah wawancara, seorang wartawan bertanya apakah pelantun Aku Tak Biasa itu bisa dibilang sebagai lady escort karena selalu diajak untuk menyambut tamu asing. Mendengar pertanyaan itu, wajah Syahrini berubah.

“Kok pertanyaannya begitu sih?. Tahu enggak sih artinya lady escort itu apa?,” tanya Syahrini saat ditemui di Studio Trans, Jalan Kapten Tendean, Jakarta, Jumat (13/1/2012) malam.

Karena sudah terlanjur tersinggung, penyanyi asal Bogor itu tak mau lagi diwawancara. Sambil cemberut, Syahrini meninggalkan wartawan yang sudah menunggunya sejak siang.

“Tidak ada yang menemani. Ini semata bentuk pekerjaan, siapa pun bintang tamunya saya pasti menghormati. Sudah, saya enggak mau wawancara lagi,” ketusnya.

okezone

  1. RezaMJL
    17 Januari 2012 pukul 10:13

    hahahaha,kasiaan syahrini

    • happy day
      18 Januari 2012 pukul 16:13

      syahrini oh syahrini……kacian deh lo

  2. kurtik66
    18 Januari 2012 pukul 10:18

    Kenapa tersinggung klo emang tidak…mungkinkah Lady Escort??? bisa YA bisa TI…..au ah gelap!

  3. 20 Januari 2012 pukul 13:53

    penyanyi asal korea? Hello!!!! Hyun bin bukan penyanyi, tapi seorang aktor…

    • 20 Januari 2012 pukul 23:22

      Thanks atas kritikannya brođŸ™‚

  4. omloe
    28 Februari 2012 pukul 15:42

    kalau di panggil ” cewek panggilan” marah …. di “panggil cewek” marah nggak yaaa …

    • 2 Maret 2012 pukul 10:23

      kalo dipanggil cewek marah, berarti bukan c….

  1. 17 Januari 2012 pukul 19:39
  2. 4 Juni 2012 pukul 19:50

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: