Beranda > Otomotif > Di China Ada Mobil Mirip Esemka

Di China Ada Mobil Mirip Esemka


Sepekan lalu mobil Kiat Esemka menjadi perbincangan di Indonesia, setelah Wali Kota Solo Joko Widodo dan beberapa pejabat tinggi tertarik menggunakan mobil hasil rakitan siswa-siswa SMK ini. Namun, belakangan diketahui ada mobil China yang mirip dengan Esemka.


Mobil China tersebut bermerek Foday yang beberapa variannya sangat mirip dengan Esemka. Ada varian double cabin Foday Lion Pickup yang desainnya sama dengan Esemka Digdaya.

Desain kedua mobil tersebut sangat mirip, dimulai dengan body kotak, lampu depan, dan grill depan yang bergaya vertikal.

Sementara itu Esemka Rajawali generasi awal mirip dengan Foday Expoles III. Desain kedua mobil ini juga serupa. Terlihat mulai dari bentuk desain bagian depan. Kedua mobil ini mirip dengan SUV asal Korea Selatan, Hyundai Tucson lansiran 2005.

Foday Expoles III dan Esemka Rajawali sama-sama menampung tujuh penumpang. Tapi masih ada yang membedakan, yakni lampu depan, Foday menggunakan model proyektor, sementara Rajawali menganut sistem diamond cut. Untungnya Esemka Rajawali yang digunakan Jokowi tidak sama dengan varian Foday lainnya. Hanya bagian interior hampir sama dengan Foday Explores II, yang membedakan hanya panel dan warna.

okezone

BACA JUGA:
Kata Syahrini, Mobil Esemka dari Tokyo

  1. 10 Januari 2012 pukul 15:34

    wah sangat bermanfaat kunjung balik😀

  2. 15 Januari 2012 pukul 09:59

    sama tapi tak serupa,buatan esemka tetap aja hasil karya mereka ya kan

  3. mbah gepeng
    17 Januari 2012 pukul 20:22

    Kayaknya orang kita kena virus bangsa China,nih….jadi PLAGIATOR.Yah,kayak fenoma HP lokal asal China tuh!!!

    • 17 Januari 2012 pukul 23:57

      Bukan hanya mirip mobil China tapi mirip mobil India juga

  4. wandy
    26 Januari 2012 pukul 09:51

    Mirip mobil jepang, eropa, russia, amerika, india,,
    Ada2 aja,, front grill nya gak mirip sama sekali dibilang mirip

  5. damiri
    25 Februari 2012 pukul 23:28

    desainnya yang mirip, mungkin belum mampu buat desain sendiri. Cuman paling dirubah dikit sana-sini, tapi ya tetap miirip. Ndak apa-apa, wong dulu korea, cina aja nyontek desain. Mungkin suatu saat maju, kalo pemerintah mendukung.

  6. 17 Maret 2012 pukul 14:39

    Bagaimanapun juga, produk dalam negeri masih harus terus di apresiasi, klo bukan kita lalu siapa ??

  1. 10 Januari 2012 pukul 13:28
  2. 18 Januari 2012 pukul 20:48

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: